Cara Menggunakan Tongkat Crutch (Kruk Ketiak) yang Benar agar Aman dan Nyaman

Pernah melihat seseorang menggunakan kruk dengan bantalan yang menempel langsung ke ketiak? Ternyata, cara tersebut kurang tepat dan justru dapat menyebabkan nyeri, pegal, bahkan menekan saraf di area ketiak.

Tongkat crutch atau kruk ketiak dirancang untuk membantu seseorang tetap bisa berjalan ketika salah satu kaki mengalami cedera, pasca operasi, atau sedang dalam proses pemulihan. Namun, manfaatnya hanya akan maksimal jika digunakan dengan teknik yang benar.

Berikut panduan lengkap penggunaan tongkat crutch yang benar.

Apa Itu Tongkat Crutch?

Tongkat crutch adalah alat bantu jalan yang berfungsi mengurangi beban pada salah satu atau kedua kaki saat berjalan.

Biasanya digunakan oleh:

  • Pasien patah tulang
  • Cedera ligamen atau pergelangan kaki
  • Pasca operasi lutut atau kaki
  • Cedera otot
  • Masa rehabilitasi setelah kecelakaan

Dengan penggunaan yang tepat, crutch membantu menjaga keseimbangan sekaligus mempercepat proses pemulihan.

Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan

Kesalahan paling umum adalah menopang seluruh berat badan menggunakan bantalan ketiak.

Padahal, bantalan tersebut hanya berfungsi sebagai penyangga posisi, bukan sebagai tempat bertumpu.

Jika berat badan terus-menerus ditopang oleh ketiak, risiko yang dapat muncul antara lain:

  • Nyeri pada bahu dan ketiak
  • Mati rasa pada lengan
  • Cedera saraf (crutch palsy)
  • Cepat lelah saat berjalan

Cara Mengatur Tinggi Tongkat Crutch

Sebelum digunakan, tinggi tongkat harus disesuaikan dengan tinggi badan pengguna.

Cara mengaturnya:

  1. Berdiri tegak menggunakan alas kaki yang biasa dipakai.
  2. Letakkan ujung karet tongkat sekitar 10–15 cm di samping depan kaki.
  3. Beri jarak sekitar 2–3 jari antara bantalan atas dan ketiak.
  4. Pegangan tangan diatur hingga siku menekuk sekitar 20–30 derajat.

Jika posisi ini sudah sesuai, tongkat akan terasa lebih stabil dan nyaman digunakan.

Cara Memegang Crutch yang Benar

Banyak orang mengira beban tubuh ditopang oleh bantalan ketiak.

Padahal yang benar adalah:

✅ Berat badan ditopang oleh telapak tangan melalui hand grip.

Sementara bantalan bagian atas hanya berada di dekat ketiak tanpa menekan.

Posisi ini membuat tekanan pada saraf menjadi jauh lebih kecil.

Cara Berjalan Menggunakan Crutch

Teknik berjalan berbeda tergantung kondisi cedera.

Jika Satu Kaki Tidak Boleh Menapak

Urutannya:

  • Dorong kedua tongkat ke depan secara bersamaan.
  • Angkat kaki yang cedera.
  • Langkahkan kaki yang sehat melewati posisi tongkat.

Jangan pernah melangkah menggunakan kaki yang sedang dilarang menopang beban.

Jika Masih Boleh Menapak Sebagian

Urutannya:

  • Majukan kedua tongkat.
  • Langkahkan kaki yang cedera bersamaan dengan tongkat.
  • Pindahkan berat badan ke tangan.
  • Langkahkan kaki yang sehat.

Selalu ikuti anjuran dokter atau fisioterapis mengenai seberapa besar beban yang boleh diberikan pada kaki yang cedera.

Cara Naik dan Turun Tangga

Bagian ini sering membuat pengguna baru merasa takut.

Saat Naik Tangga

Urutannya:

  • Naikkan kaki yang sehat terlebih dahulu.
  • Baru angkat kedua tongkat bersama kaki yang cedera.

Ingat prinsipnya:

"Kaki yang sehat naik dulu."

Saat Turun Tangga

Urutannya:

  • Turunkan tongkat terlebih dahulu.
  • Kemudian kaki yang cedera.
  • Terakhir kaki yang sehat.

Prinsipnya:

"Tongkat turun dulu, baru kaki sehat mengikuti."

Jika tersedia pegangan tangga, manfaatkan untuk menambah stabilitas.

Tips Agar Lebih Aman Menggunakan Crutch

Agar penggunaan kruk lebih nyaman, lakukan beberapa hal berikut:

  • Gunakan sepatu dengan sol yang tidak licin.
  • Periksa karet bawah tongkat secara berkala.
  • Hindari lantai yang basah atau licin.
  • Jangan terburu-buru saat berjalan.
  • Pastikan tinggi tongkat sudah sesuai dengan postur tubuh.
  • Gunakan kedua tongkat secara bersamaan jika memang direkomendasikan.

Tanda Ukuran Crutch Tidak Sesuai

Ukuran tongkat yang salah dapat membuat penggunaan terasa tidak nyaman.

Beberapa tandanya antara lain:

  • Bahu terasa terangkat saat berjalan.
  • Bantalan menekan langsung ke ketiak.
  • Harus membungkuk saat menggunakan tongkat.
  • Pergelangan tangan cepat pegal.
  • Tubuh terasa tidak seimbang.

Jika mengalami salah satu tanda tersebut, segera sesuaikan kembali tinggi tongkat.

Mengapa Memilih Crutch Berkualitas?

Tongkat crutch digunakan setiap hari selama masa pemulihan. Karena itu, kualitas material dan kestabilannya sangat penting.

Crutch yang baik memiliki:

  • Rangka kuat namun tetap ringan.
  • Pegangan yang nyaman digenggam.
  • Bantalan ketiak empuk.
  • Karet anti-slip yang mencengkeram lantai dengan baik.
  • Pengaturan tinggi yang mudah disesuaikan.

Dengan begitu, pengguna dapat berjalan lebih percaya diri dan nyaman.

Rekomendasi Tongkat Crutch Berkualitas

Jika Anda sedang mencari tongkat crutch yang kokoh, nyaman, dan tersedia dalam berbagai ukuran, berikut dua pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Onemed FS925L Stick Crutch

Onemed FS925L merupakan tongkat kruk ketiak yang dirancang untuk membantu aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan. Tersedia dalam pilihan ukuran Small, Medium, dan Large , sehingga dapat disesuaikan dengan tinggi badan pengguna.

Pilihan ukuran:

  • Small: tinggi badan sekitar 95–115 cm
  • Medium: tinggi badan sekitar 115–135 cm
  • Large: tinggi badan sekitar 135–155 cm

Keunggulan:

  • Rangka kokoh dan stabil.
  • Bantalan ketiak serta pegangan nyaman digunakan.
  • Tinggi dapat disesuaikan.
  • Cocok untuk penggunaan harian maupun masa rehabilitasi.

Link Pembelian

GEA FS925 Crutch

GEA FS925 juga menjadi pilihan kruk ketiak yang kuat dan nyaman digunakan. Produk ini tersedia dalam tiga pilihan ukuran agar pengguna mendapatkan posisi yang ergonomis.

Pilihan ukuran:

  • Small: tinggi badan sekitar 95–115 cm
  • Medium: tinggi badan sekitar 115–135 cm
  • Large: tinggi badan sekitar 135–155 cm

Keunggulan:

  • Material kokoh.
  • Pegangan nyaman.
  • Mudah disesuaikan dengan tinggi badan.
  • Membantu menjaga keseimbangan saat berjalan.

Link Pembelian

Kesimpulan

Menggunakan tongkat crutch bukan sekadar berjalan dengan bantuan alat. Posisi yang benar, ukuran yang sesuai, dan teknik berjalan yang tepat sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta proses pemulihan.

Ingat tiga hal penting:

  • Jangan menumpukan berat badan pada ketiak.
  • Tumpukan beban pada pegangan tangan.
  • Pilih ukuran crutch yang sesuai dengan tinggi badan.

Apabila Anda membutuhkan tongkat crutch berkualitas, Onemed FS925L Stick Crutch dan GEA FS925 Crutch merupakan pilihan yang tepat. Keduanya tersedia dalam beberapa ukuran sehingga lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, memberikan kenyamanan dan stabilitas selama proses pemulihan.

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang wajib diisi ditandai *

Harap dicatat, komentar harus disetujui sebelum dipublikasikan.